Resepsi Pernikahan

Hari ini saya menghadiri resepsi pernikahan teman sekantor. Saya agak datang terlambat sehingga banyak makanan yang sudah habis. Terutama yang berada di pondok-pondok. Yang tersisa adalah makanan utama serta buah-buahan. Saat acara, banyak juga teman sekantor yang tidak hadir karena pergi berlibur ke luar kota. Maklumlah besok senin adalah cuti bersama dan selasa adalah libur Idul Adha jadi ada 4 hari libur yang lalu dimamfaatkan oleh orang-orang untuk liburan panjang. Alhasil ada 2 orang yang menitipkan amplop lewat saya.

Petuah yang bisa dipetik adalah kalau kita mengadakan acara besar seperti resepsi pernikahan sebaiknya mengambil jadwal yang tepat agar yang diundang bisa datang. Jangan membuat jadwal saat ada liburan panjang, saat puncak musim hujan yang bisa menyebabkan banjir. Selain itu pilih lokasi yang strategis yang dapat dijangkau oleh semua kalangan. Saya jadi ingat saat resepsi pernikahan kakak saya dulu. Waktu itu kalau tidak salah ada 2 pilihan tanggal yaitu 9 atau 16 mei 2008. Akhirnya yang dipilih adalah 9 mei 2008. Terbukti ini merupakan pilihan yang tepat karena beberapa hari setelah itu sekitar 12 mei terjadi kerusuhan mei 2008 yang membuat suasana Jakarta menjadi tidak kondusif dan tidak aman.

Memang manusia hanya bisa berencana tetapi Tuhan yang menentukan. Oleh karena itu selain banyak berusaha kita juga harus banyak-banyak berdoa.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s