Tol Jakarta-Merak

Kemaren minggu ada acara arisan keluarga di Cilegon. Pulang pergi melewati jalan tol Jakarta Merak. Terbayang oleh saya jalan tol yang paling jelek dibandingkan yang lain. Ini berdasarkan pengalaman melewati jalan tol itu sekitar 2-3 tahun yang lalu.

Ternyata bayangan tidak sesuai kenyataan. Jalannya mulus dan lancar. Ini baru jalan tol. Dulu itu banyak jalan yang rusak dan sedang dilakukan perbaikan di sana-sini. Sepertinya perbaikan sudah selesai, hanya tinggal sedikit pengerjaan saluran air dan taman di median jalan yang tidak begitu berpengaruh terhadap laju kendaraan.

Tapi tetap ada satu kritik, mengapa harus bayar tolnya 2x, pertama di KM10 dan di keluar tol Cilegon. Seharusnya bisa 1x bayar saja seperti di tol Jagorawi dan Cipularang. Lalu ada lagi pengambilan tiket tol di KM30. Tidak efisien. Mungkin hitung-hitungan bisnis dan pembagian keuntungan dengan Banten yang menyebabkan hal itu? Seharusnya hal itu tidak menyebabkan ketidaknyamanan ke pengguna jalan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s