Berat Badan

Saya lagi memikirkan tentang alat ukur. Misalkan untuk mengukur panjang buku, kalau saya punya dua alat ukur yaitu penggaris dan meteran untuk menjahit, niscaya hasil pengukurannya sama. Saya sudah percaya mengukur panjangnya menggunakan salah satu alat ukur tersebut.

Tetapi beda hasilnya kalau saya mau mengukur berat badan. Di rumah saya punya timbangan, dan hasil ukurnya berbeda dengan timbangan di rumah sakit. Bahkan pernah ada 2 timbangan yang diletakkan berdampingan, hasilnya juga berbeda satu sama lain. Bisa 1 kg selisihnya, padahal sudah dikalibrasi dan menunjuk angka 0 saat tanpa beban. Saya jadi bingung mana pengukuran yang paling benar atau mendekati kebenaran.

Apakah harus dilakukan beberapa kali pengukuran dengan alat ukur berbeda dan diambil rata-ratanya🙂 Kalau untuk urusan berat badan mungkin tidak masalah, tapi kalau objeknya emas, pasti jadi masalah besar mengingat 1 gr saja harganya sudah lebih dari 500ribu rupiah. Tentu dibutuhkan alat ukur yang presisi untuk menimbang berat emas, kalau tidak akan terjadi perselisihan dalam jual beli emas hihihi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s