Permanen atau Kontrak

Dalam hal pekerjaan banyak orang yang menginginkan status permanen. Status permanen membawa ketenangan dan keamanan kerja bagi karyawan terutama bagi yang sudah berkeluarga. Walaupun banyak kasus perusahaan yang bangkrut, setidaknya status permanen dapat membuat karyawannya mendapatkan pesangon yang layak. Kelemahannya status ini dapat mengakibatkan karyawan masuk ke zona nyaman yang bisa menghasilkan produktivitas yang rendah.

Tapi ada juga orang yang maunya status kontrak. Biasanya dilatarbelakangi oleh pendapatan yang lebih besar dari permanen. Ini juga bagus bagi orang yang masih belum berkeluarga karena akan bisa menambah banyak pengalaman bekerja di banyak perusahaan. Status ini membuat orang selalu berusaha memberikan yang terbaik di pekerjaannya untuk mendapatkan rapor yang baik. Hanya kelemahannya tidak ada kepastian pekerjaan di masa depan.

Bagi saya, rejeki itu Allah yang mengatur, tidak akan tertukar rejeki si A dan B. Jadi tidak masalah mau permanen atau kontrak. Cintai pekerjaanmu bukan perusahaanmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s