Terpaksa Beli

Di saat mau lebaran seperti sekarang banyak pedagang dadakan yang menjual kebutuhan lebaran salah satunya kue lebaran. Di kantor banyak rekan yang ikut menjadi pedagang musiman ini. Biasanya disediakan tester terlebih dahulu, kalau tertarik bisa langsung membeli.

Saya perhatikan kadang-kadang orang membeli karena tidak enak dengan yang menjualnya. Ada bos yang terpaksa membeli beberapa toples yang mungkin saja dia tidak terlalu membutuhkan tapi karena dia seorang bos maka dia terkondisikan oleh keadaan untuk membelinya.

Contoh lain saat acara arisan keluarga atau komunitas. Biasanya ada saja anggota yang menjual sesuatu. Anggota lain biasanya juga terpaksa membeli walaupun sebenarnya tidak butuh demi menjaga hubungan baik. Kita pasti pernah mengalami hal serupa. Bagaimana Anda menyikapi kondisi tersebut?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s