Cara Efektif Saling Memaafkan

Setelah Shalat Ied setiap orang pulang ke rumah masing-masing. Setelah saling memaafkan sesama anggota keluarga di rumah masing-masing, dilanjutkan dengan memakan santapan khas lebaran yaitu ketupat. Dilanjutkan dengan silaturahmi dengan warga sekitar rumah. Di sini tradisinya orang mengunjungi satu persatu rumah tetangganya. Jadi sistemnya berkeliling dan umumnya dilakukan oleh yang lebih muda. Yang dituakan biasanya menunggu di rumah. Kelemahan sistem ini adalah bisa jadi kita tidak menemui orang yang kita kunjungi karena mereka juga sedang berkeliling. Bisa jadi malah ketemunya di jalan🙂

Dulu saat masih tinggal dengan orang tua, silaturahmi di antara warga dipusatkan di satu tempat misalkan lapangan. Jadi semua warga datang berkumpul ke situ. Salaman dilakukan di sana. Cara seperti ini sangat efektif dan efisien karena setiap orang dapat bersilaturahmi dengan semua warga, tidak ada yang ketinggalan. Waktunya juga menjadi lebih cepat. Saya sebenarnya berharap cara ini dapat diterapkan juga di tempat saya tinggal sekarang.

Cara ini sebenarnya sudah diterapkan sesama saudara di keluarga besar saya. Ada meeting point di tempat yang dituakan. Semua saudara datang ke tempat itu pada waktu yang sama. Silaturahmi pun dapat berjalan lancar. Terbayang kalau harus mendatangi setiap saudara satu persatu. Bisa tua di jalan walaupun jalanan di Jakarta lebih lancar saat lebaran🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s