Bolong-Bolong

Saya perhatikan konsistensi saya menulis blog tiap hari berkurang akhir-akhir ini. Banyak yang bolong-bolong termasuk kemaren. Sebagai manusia tentu ini adalah hal yang wajar. Seperti halnya konsistensi kita melaksanakan shalat yang tergantung kadar keimanan yang bisa naik turun. Seperti halnya jalanan yang bolong-bolong karena hujan dan beban kendaraan yang terlalu berat.

Semua jenis bolong-bolong ini harus ditambal agar tidak meluas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s