Pengalaman Shalat Tarawih

Saya biasa shalat tarawih di mesjid dekat rumah. Jumlah rakaatnya 23 rakaat yang terdiri dari 20 rakaat tarawih dan 3 rakaat witir. Untuk shalat tarawih sebanyak 10x salam dengan masing-masing 2 rakaat. Di rakaat ke-2 setelah surat Al-Fatihah membaca surat Al-Ikhlas. Setelah saya perhatikan selama 5 malam ternyata surat di rakaat pertamanya juga selalu sama urutannya. Ada 10 surat pendek yang dibacakan berulang-ulang di setiap malam. Saya tidak tahu apakah memang begitu aturannya. Akibatnya saya tidak pernah mendengarkan surat pendek yang lain seperti Al-Qariah dan Al-Aqla.

Pengamatan saya yang lain adalah untuk menyelesaikan 20 rakaat diperlukan waktu sekitar 40 menit. Jadi rata-rata per rakaat menghabiskan waktu 2 menit. Imam lumayan cepat membaca suratnya. Ada beberapa ayat yang dibacakan dalam 1 tarikan. Mudah-mudahan tidak dikategorikan shalat yang terburu-buru demi mengejar waktu.

Sejauh ini khotbah yang dibawakan cukup menarik. Khotib mampu membawakan secara menarik sehingga jamaah tidak mengantuk. Khotib berceramah tanpa membaca catatan sehingga tidak membosankan. Pengurus mesjid pintar mencari khotib. Begitulah pengalaman shalat tarawih yang saya jalani sejauh ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s