Korupsi Waktu

Saya yakin hampir semua orang pernah melakukan korupsi waktu. Saya juga begitu. Misalkan saat jam kantor kita sering mengobrol yang tidak perlu. Begitu juga sering datang terlambat tapi pulangnya tepat waktu. Saat jam istirahat, makan dan istirahatnya dilama-lamakan, yang seharusnya hanya 1 jam bisa menjadi 1,5 jam.

Nah, selama bulan puasa agar karyawan bisa mengejar waktu buka di rumah maka jam pulang dipercepat dengan konsekuensi jam istirahat dipersingkat hanya 30 menit. Masalahnya setelah shalat Zhuhur selalu ada tausyiah yang bisa memakan waktu hingga 1 jam lebih. Apakah ini korupsi waktu yang diperbolehkan?  Apakah bisa dianggap korupsi syariah🙂

Bagi saya, agar tidak dianggap korupsi waktu adalah dengan memberikan kompensasi. Jadi di luar jam kerja saya tetap berusaha membaca email kantor dan menindaklanjuti bila perlu. Begitu pula bila ada telepon dari rekan kerja selalu diusahakan diterima. Semoga impas hihihi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s