Magabut

Semua pasti pernah mengalami tidak ada yang bisa dikerjakan selama di kantor. Hal ini bisanya terjadi menjelang liburan panjang seperti lebaran atau tahun baru. Apalagi bagi saya yang bekerja di bidang telekomunikasi, di saat mau liburan tidak boleh ada aktivitas agar tidak mengganggu sistem jaringan. Istilah terkenalnya magabut alias makan gaji buta.

Bila magabut karena alasan di atas, ini merupakan rejeki. Tapi kalau magabut karena alasan menghindari pekerjaan, ini yang tidak benar. Istri saya menceritakan tentang rekan kerjanya yang berpura-pura pergi saat ada customer yang datang atau tidak mau mengangkat telepon.

Apakah magabut merupakan petunjuk untuk mencari pekerjaan yang baru?🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s