Dekat Kalau Ada Maunya

Sepertinya judul di atas dapat disandingkan ke setiap orang. Bila tidak, mungkin ke hampir sebagian besar orang. Orang di sini bisa teman, saudara, atau orang tidak dikenal. Bahkan bisa jadi disandingkan ke musuh. Bukannya musuhnya musuh itu adalah temanđŸ™‚

Saya pernah mengalami hal yang sama. Ada teman yang sudah lama tidak berjumpa mencoba menghubungi saya. Ujung-ujungnya meminjam duit. Saya berikan pinjaman tapi setelah itu tidak ada beritanya lagi. Akhirnya saya anggap sedekah saja.

Setelah maunya dipenuhi, orang itu akan pergi begitu saja. Tidak ada kabar-kabari lagi. Ibarat peribahasa yang berbunyi habis manis sepah dibuang. Maka cocoklah apa yang dianjurkan dalam Islam agar kita bersilaturahmi dengan sesama manusia. Silaturahmi bisa dilakukan kapan saja dan tanpa maksud tersembunyi. Dengan bersilaturahmi maka akan terjaga hubungan baik sehingga kita bisa menepis anggapan dekat kalau ada maunya saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s