Makan Di Luar

Saya mau bercerita mengenai kegiatan makan di luar. Kegiatan ini sering dilakukan keluarga di Jakarta terutama saat liburan. Alasannya untuk mengganti suasana. Makan di luar ini bisa dilakukan di restoran, hotel, kaki lima, mall, dan lain-lain. Istri saya bilang kalau anak saya yang bungsu lebih banyak makannya bila makan di luar rumah seperti restoran, hotel. Hal ini terbukti saat kita jalan-jalan ke Bandung kemaren. Mungkin pengaruh suasana jalan-jalan yang menyebabkan makannya lebih banyak. Bisa jadi anak saya bosan dengan makanan rumahan atau ada resep tertentu yang menyebabkan rasa makanan non-rumahan menjadi lebih enak🙂

Hanya saja makan di luar itu bisa menguras dompet. Harga yang ditawarkan cukup mahal. Kadang-kadang harga tidak mencerminkan kualitas makanannya. Jadi yang membuat mahal adalah nama besar tempat makan itu serta suasananya seperti free WIFI, tempat yang nyaman. Kejadian lain adalah saat kita mengulang makan di tempat itu ternyata rasa makanannya berkurang dibandingkan sebelumnya. Akibatnya kita menjadi kecewa padahal sudah membayangkan yang enak-enak.

Kalau saya pribadi makan di luar itu kurang kenyang. Takaran nasi yang diberikan sering kurang pas. Sepertinya takaran untuk wanita. Alhasil saya sering minta tambahan nasi atau mengambil nasi jatah anak yang berlebihan untuk ukurannya. Makanya saya lebih suka kalau makan di restoran all you can eat. Bisa makan sepuasnya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s