Mengurus Anak

Istri dan Ibu mertua saya sedang pergi umroh saat ini. Karena yang tersisa di rumah untuk mengurus anak-anak adalah pembantu rumah tangga maka selama mereka umroh saya ambil cuti selama seminggu untuk ikut membantu mengurus anak-anak di rumah.

Ternyata mengurus anak itu adalah pekerjaan berat. Bahkan saya kira lebih berat dari pekerjaan di kantor. Apalagi kalau yang diurus itu ada anak balita. Anak balita mempunyai energi yang luar biasa yang sepertinya tidak habis-habis. Maunya bergerak kesana-kemari dan keinginannya selalu harus dipenuhi. Butuh kesabaran tinggi dan tenaga ekstra untuk mengurusnya. Salut untuk para ibu dan juga pengasuh anak. Wajar saja gaji pengasuh anak lebih tinggi dari pembantu rumah tangga biasa🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s