Konflik Keluarga

Saya perhatikan di keluarga yang mempunyai banyak anak sering terjadi konflik di antara anak-anaknya. Mungkin hipotesa saya tidak selalu benar tapi hal itu yang terjadi di keluarga besar saya dan istri saya. Memang orang-orang dahulu biasanya mempunyai anak yang banyak, contohnya ibu saya merupakan 8 bersaudara, bapak saya 7 bersaudara. Ibu mertua saya merupakan 13 bersaudara. Mantan presiden Megawati juga merupakan keluarga besar.

Nah, konflik keluarga bisa terjadi di antara anak-anak tersebut. Apalagi kalau orangtuanya sudah meninggal dunia. Konflik ini bisa terjadi karena beberapa hal seperti warisan, kesenjangan ekonomi, cemburu, dan lain-lain. Karena konflik ini akhirnya hubungan persaudaraan menjadi putus. Misalkan ada acara silaturahmi tidak mau datang, kalau bertemu tidak sengaja hanya sapa sekedarnya saja. Parahnya karena konflik ini, anak-anak mereka juga saling terputus silaturahminya.

Padahal tidak ada yang diuntungkan dengan adanya konflik ini. Semua jadi rugi dan menambah beban pikiran. Jadi di momen ramadhan seperti sekarang adalah saat yang tepat untuk mengakhiri konflik ini🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s